Kebumen, Jawa Tengah — PT Mentari Niaga Utama melalui unit bisnisnya SuryaGanic, hadir dalam Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Kebumen. Kegiatan tiga hari ini menjadi momentum bagi perusahaan pupuk organik milik Muhammadiyah untuk menunjukkan kiprahnya dalam industri agrikultur nasional.
Sejak didirikan tahun 2019, MNU telah aktif sebagai mitra produksi pupuk organik bersama Petroganik Pupuk Indonesia. Pada periode 2021–2024, MNU juga dipercaya memproduksi Bioneensis bersama PT RPN (Riset Perkebunan Nusantara) dan PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) di bawah Kementerian Kehutanan RI, menunjukkan komitmen panjangnya terhadap produksi pupuk berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Khafid Sirotudin — salah satu tokoh kunci di SuryaGanic — menyampaikan rencana perusahaan untuk menyelesaikan revitalisasi mesin produksi Unit 2 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas industri pupuk organik. Ia juga menaruh harapan besar agar SuryaGanic semakin dikenal luas oleh masyarakat umum, khususnya anggota Persyarikatan Muhammadiyah.
Selain itu, SuryaGanic berkomitmen menyediakan produk pupuk organik yang unggul dan terjangkau bagi para petani serta pelaku usaha pertanian. Melalui partisipasi di JATAM, perusahaan berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional, selaras dengan tema besar acara ini.
“Semoga melalui keikutsertaan SuryaGanic dalam jambore ini, produk kami dapat dikenal lebih luas dan memberikan dukungan besar bagi upaya menciptakan ketahanan pangan di Indonesia,” tegas Khafid saat ditemui di lokasi kegiatan.
📌 Artikel ini dirangkum dan ditulis ulang dari berita “Harapan Besar BUMM SuryaGanic di Jambore Nasional I JATAM di Kebumen”, dipublikasikan di Suara Muhammadiyah pada 19 September 2025.
Sumber: Suara Muhammadiyah

