Pentingnya Ilmu & Jejaring dalam Bisnis: Dua “Kata Kunci” dari Prof. Ali Agus

Dalam Business Gathering yang digelar PT Mentari Niaga Utama di RM Dadap Sumilir, Kulonprogo, Prof. Dr. Ali Agus mengungkapkan dua istilah kunci yang menurutnya sangat menentukan keberhasilan dalam dunia bisnis — terutama di sektor agribisnis seperti produksi pupuk organik. Pernyataan ini disampaikan pada acara yang berlangsung pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Kata kunci pertama adalah “Mastering Knowledge and Technology”. Prof. Ali menekankan bahwa bisnis harus didasari oleh penguasaan ilmu dan teknologi yang kuat. Tanpa wawasan dan kemampuan teknis yang cukup, suatu usaha akan menghadapi kerugian hingga akhirnya berisiko tutup. Perspektif ini ia kaitkan langsung dengan tantangan di industri pupuk organik yang terus berkembang.

Kata kunci kedua adalah “Network Strengthening” atau memperluas jejaring. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga membuka kesempatan kolaborasi dan kemitraan. Istilah lokal yang digunakan Prof. Ali — “koncone kancane” (kawan dari kawan) — menggambarkan pentingnya memiliki jaringan yang luas agar pemahaman tentang peran masing-masing dalam bisnis menjadi lebih jelas.

Ia juga mengingatkan bahwa bisnis bukan pekerjaan sambilan — fokus dan rasa tanggung jawab terhadap inti usaha (core business) adalah hal yang wajib agar usaha bisa bertahan. Pengalaman pribadi Prof. Ali, termasuk cerita tentang usaha UMKM seperti “Bengkel Sapi” dan program sosial “Menukar Sampah dengan Pangan Sehat”, dijadikannya sebagai contoh nyata pentingnya keseriusan dalam berbisnis.

Selain itu, Prof. Ali juga mengaitkan peran pangan dalam kehidupan bangsa dengan landasan agama dan ketahanan nasional. Menurutnya, persoalan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana produk itu dihasilkan secara halal, aman, dan berkelanjutan. Ia menekankan perlunya sinergi semua pihak — dari pemerintah, petani, hingga pelaku industri — untuk mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan Indonesia.

📌 Artikel ini dirangkum dan ditulis ulang dari “Dua Kata Kunci dan ‘Koncone Kancane’”, dipublikasikan di Suara Muhammadiyah pada 3 Juni 2025.

Sumber: Suara Muhammadiyah

Tags: